Mabit di Perluasan Mina
Mina adalah sebuah lembah di padang pasir yang terletak sekitar 5 kilometer
dari kota Mekkah, Arab Saudi, dan masih dalam kawasan tanah haram. Mina
digunakan sebagai tempat mabit pada hari tasyrik (tanggal 11, 12, 13
Dzulhuijjah). Mina mempunyai batas-batas tertentu, sehingga kawasan di luar
batas mina tidak dipandang sebagai Mina, sehingga berada di tempat itu bukanlah
mabit. Panjangnya Mina sekitar 2 mil atau sekitar 3 km. Yaitu jarak lembah yang ada di lembah
Muhassir sampai Jumrah Aqabah. (I'anatut Thalibin II/304).
Sedangkan lebarnya adalah kawasan di antara dua bukit. Pada saat ini bukit
yang mengapit Mina telah diratakan sehingga kawasan yang ada di antara dua
bukit menjadi luas. Dengan demikian batasan Mina yang ditetapkan sejak masa
Rasulullah telah demikian jelas. Pemerintah Arab Saudi pun membuat papan
petunjuk bertuliskan “Nihayat Mina” (batas akhir Mina).
Yang terjadi sekarang, perkemahan yang ditempatkan di perluasan itu, beberapa
tahun terakhir ini, juga digunakan untuk mabit (mabit mina) para jamaah haji dari Indonesia
dan dari Turki. Padahal, ratusan tenda tersebut berdiri di kawasan Muzdalifah. Pertanyaannya sekarang
adalah, sahkah mabit di dalam kawasan perluasan
tersebut?
Jawaban dan
Rujukannya :
Persoalan ini dianggap sudah jelas. Bahwa jamaah haji yang tinggal di luar
Mina diharuskan beranjak menuju Mina dan mabit di sana selama mu’jam al-lail
(separuh malam lebih) dari malam hari tasyrik. Sementara jamaah haji yang
tidak bisa mabit di Mina diharuskan membayar dam (denda) kecuali kalau
ada udzur atau karena menganggap Mabit di Mina hukumnya sunnah, maka dengan
meninggalkannya tidak ada kewajiban dam (denda).
(تحفة المحتاج فى شرح المنهاج ج 4 ص 125). فَلاَ يَجْزِئُ خَارِجَهَا.
وَمِنْهَا مَا أقبل من الجبال المحيط بها حدودها وأولها من جهة مكة أوَّلُ اْلعَقَبَةِ الَّتِيْ يَلْصِقُهَا الْجُمْرَةَ ومن جهة
عرفة محسر، لكن هذا الحد غير معروف الآن للجهل بأول محسر لكنهم
قالوا طول منى سبعة آلاف ذراع ومائتا ذراع .
Tidak
cukup-mabit diluar mina. Termasuk
kawasan mina adalah kawasan di antara dua bukit, batas
dari sudut kota Mekkah adalah tempat Jumrah Aqabah. Sedangkan
dari sudut Arafa adalah Bukit Muhassir. Batas ini sekarang tidak jelas, karena batas
awal bukit Muhassir sekarang ini tidak diketahui lagi. Akan tetapi para ulama
mengatakan panjang Mina adalah tujuh ribu dua ratus hasta (sekitar 3 km).
(أٍسني المطالب ج 1 ص
495). (ويعذر في)
ترك (المبيت) وعدم لزوم الدم (خائف على نفس أو مال أو فوت أمر) بطلبه كآبق (أو
ضيعة) أو ضياع (مريض) بترك تعهده; لأنه ذو عذر فأشبه الرعاء وأهل السقاية وله
أن ينفر بعد الغروب كما صرح به
Dianggap udzur
dan tidak harus membayar dam (denda) - orang yang khawatir/takut (kehilangan)
nyawa atau harta, atau ia khawir terlambat
menemukan sesuatu yang ia cari, misalnya budaknya minggat, atau khawatir
menerlantarkan orang sakit (pasien) dengan tidak merawatnya; Karena ia termasuk
orang yang mempunyai udzur. Termasuk
orang yang dianggap udzur lagi adalah para penggembala, para pemberi minum orang-orang haji yang kehausan. Orang
tersebut boleh nafar setelah matahari
terbenam, sebagaimana yang telah dijelaskan.
(حاشية الجمل ج2 ص 461). (قوله: يجب
مبيت لحظة إلخ...) وقيل المبيت سنة ورجحه الرافعي , وقيل ركن وعليه كثيرون
واختاره السبكي وعلى كل يكفي فيه لحظة من النصف الثاني ا هـ . حج .
… dikatakan bahwa mabit hukumnya sunnah, pendapat ini didukung oleh imam
ar-Rofi’i. Dan dikatakan lagi, bahwa mabit hukumnya rukun ini didukung oleh
ulama banyak, imam as-Subki juga memilih (yang ini). Baik yang
menurut pendapat sunnah atau yang wajib, mabit itu sudah dianggap cukup hanya
dengan bermalam sebentar pada pertengahan malam yang kedua. (Hasil Bahtsul Masail Lbm-NU Propinsi Lampung)
