Rasulullah Membangun Peradaban Dimulai dari Masjid
Masjid merupakan tempat sentral yang menjadi pusat berkumpulnya umat
Islam untuk beribadah kepada Sang Khaliq. Masjid juga menjadi tempat
bagi umat Islam untuk mengembangkan keislaman.
"Pada zaman nabi, masjid bukan hanya sebagai tempat untuk melakukan
ibadah, akan tetapi masjid juga dijadikan sebagai sarana untuk membangun
peradaban. dari masjid inilah peradaban Islam tersebar hingga ke
seluruh penjuru dunia".
Demikian dikatakan Ketua PBNU KH.Abdul Manan
Ghani saat menjadi narasumber pada pelatihan muharrik masjid di Bandar
Lampung beberapa waktu yang lalu.
Bahkan, lanjut Kyai Manan, para Walisongo yang menyebarkan Islam di
Indonesia membangun masjid terlebih dahulu sebelum mereka membangun
sekolah atau pondok pesantren. Karena pentingnya fungsi masjid.
“Kalau kita ingin melihat peninggaln yang nyata dari para wali, maka
lihatlah masjid dan makam atau kuburan yang ada di belakang masjid,”
katanya.
Menurut beliau, masjid bagi warga NU adalah sebagai identitas, bukan
lagi hanya sekedar tempat untuk berkumpul dan melakukan ritual ibadah.
Oleh karenanya orang NU harus gemar memakmurkan masjid-masjid. Sebab
saat ini banyak gerakan gerakan yang mengancam akidah aswaja NU yang
dilakukan melalui masjid-masjid.
“Masjid adalah tanda bagi NU. Indonesia menjaga NKRI dengan membangun
masjid dan memakmurkannya. Makanya kita harus memakmurkan masjid kita,
jangan sampai dirusak oleh kelompok yang akan merusak aswaja yang kini
terus gencar masuk ke masjid-masjid kita,” pungkasnya. (Sunarto). Sumber ; PWNU Lampung
