DUA PESANTREN DIPESAWARAN JALIN MoU DENGAN BANK INDONESIA
Eksistensi
Pondok - Pondok Berpaham Ahlussunah wal Jama'ah kini meroket.terbukti dari
kerjasama demi kerjasama yang terjalin guna memperkokoh kuatnya kemajuan
Nahdlatul Ulama.
Dua dari
lima pesantren hari ini telah mendantangani kesepakatan kerjasama dengan pihak
bank indonesia.Program Peningkatan ekonomi dan usaha pesantren ini diharap
dapat menjadi promotor kemajuan perekonomian khususnya didunia pesantren dan
masyarakat saat ini.
Berikut
adalah nama nama pesantren tersebut :
1.Pondok
Pesantren Al Hidayat Gerning Asuhan ( KH.Ahmad Ma'shum Abror ,M.Pd.I ),
2.Pondok
pesantren Minhadlul Ulum Asuhan ( KH.Saifudin Fatoni )
Kepala BI Lampung Arief Hartawan mengatakan, pemberdayaan pondok pesantren
merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam rangka mendorong para santri agar
memiliki kemandirian. Di samping itu kerja sama dengan dengan pondok pesantren
di Lampung dapat menjadi gerakan untuk menyejahterakan santri dan masyarakat.
Ia menambahkan bahwa pondok pesantren merupakan bagian dari peradaban di
Indonesia yang tidak dapat dipungkiri sudah melahirkan tokoh-tokoh ulama besar
di Indonesia.
Sementara Ketua Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Lampung KH Basyaruddin
Maisir yang hadir pada penandatanganan kerja sama tersebut mengatakan bahwa
pemberdayaan usaha dan ekonomi pondok pesantren adalah pilihan tepat di
lingkungan pesantren.
Hal ini menurut pria yang juga Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren
(FKPP) Lampung ini dikarenakan pesantren memiliki pengaruh yang besar terhadap
masyarakat dalam rangka kemajuan menuju ke arah kehidupan yang sejahtera.
"Kami berharap kerja sama ini dapat dimanfaatkan pondok pesantren
untuk meningkatkan kesejahteraan yang bertumpu pada kemandirian," ujar
ketua organisasi yang menaungi pondok pesantren di jam’iyyah Nahdlatul Ulama
ini.
Semoga dengan kerjasama ini dapat memajukan perekenomian pesantren dan
masyarakat
Semoga bermanfaat.
Amri Wibowo
